Isi Bensin, Enaknya Pakai Apa Ya?

8 02 2010

sumber artikel :  oto.Detik.com

Mobil atau motor kita sebaiknya diisi bensin apa ya? Dari begitu banyak pilihan bahan bakar di pasaran seperti Premium, Pertamax hingga BBM dari perusahaan asing seperti Shell, Total atau bahkan Petronas, mana yang cocok dengan kendaraan kita?

Pusing untuk menjawabnya? Hmm setidaknya Firmansyah Saftari, penggiat dunia otomotif lewat bukunya Utak-Atik Otomotif 2, Berbagi Pengalaman ala Saft7.com memberikan trik jitu BBM yang tepat.

Anda harus melihat dulu informasi rasio kompresi (Compression Ratio/CR) kendaraan Anda. Angka CR ini bisa dilihat di buku manual ataupun situs resmi mobil/motor Anda. CR merupakan hasil perbandingan tekanan yang berkaitan dengan volume ruang bakar terhadap langkah piston dari titik bawah ke titik paling atas saat mesin bekerja.

Nah jika ingin tahu BBM yang direkomendasikan lihat saja tabel di bawah ini:

Jenis Bensin Angka Oktan Rasio Kompresi
Premium 88 7:1 sampai 9:1
Pertamax 92 9:1 sampai 10:1
Pertamax Plus 95 10:1 sampai 11:1

Contohnya Honda Jazz yang memiliki rasio kompresi 10.1:1 tentunya cocoknya menggunakan bahan bakar Pertamax Plus. Contoh lain kalau mobilnya Suzuki Karimun yang memiliki CR 8.8:1 maka bahan bakar cukup premium saja. Atau kalau motornya Honda MegaPro yang memiliki rasio kompresi 9:1 maka bisa menggunakan premium saja. Sementara Suzuki Smash yang kompresinya 9.5:1 harusnya menggunakan Pertamax.

Bagaimana jika diisi bensin dengan Oktan lebih rendah?

Menilik angka CR memang perlu. Soalnya bensin dengan oktan rendah lebih mudah terbakar. Semakin tinggi nilai CR pada mesin artinya mesin membutuhkan BBM dengan nilai oktan tinggi.

Mesin berkompresi tinggi membuat bensin cepat terbakar (akibat tekanan yang tinggi). Nah yang akan menjadi masalah adalah ketika bensin terbakar lebih awal sebelum busi memercikkan api. Saat piston naik ke atas melakukan kompresi bensin menyala mendahului busi, akibatnya piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar. Inilah yang disebut ngelitik.

Menurut Saftari, bagaimana kejamnya ngelitik bagi mesin ini bisa digambarkan ibarat telapak tangan kita ditusuk-tusuk dengan paku. Ngelitik ini perlahan tapi pasti membuat piston seperti permukaan bulan dan bahkan bisa bolong.

Bagaimana kalau diisi bensin dengan oktan lebih tinggi?

Bensin dengan oktan tinggi seperti Pertamax, Pertamax plus dan lainnya umumnya dilengkapi dengan aditif pembersih dan sebagainya, namun tidak banyak memberi penambahan tenaga, jadi angka oktan tinggi bukan artinya lebih bertenaga.

Karena benefitnya kurang sebanding jika dibanding harganya yang tinggi, maka ujung-ujungnya hanyalah merupakan pemborosan uang saja.

Nah jadi biar gampang, sebaiknya lihat saja dulu angka CR motor/mobil sebelum menentukan BBM yang digunakan.


Actions

Information

2 responses

8 02 2010
milisdad

nek mio ato supra?

20 03 2010
setan666

kalo untuk Mio , karena rasio kompresinya 8,8:1 , berarti cocoknya Premium saja om
untuk Supra , rasio kompresinya 9,0:1 , cocok pake Premium ato Pertamax om😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: